Tradisi Unik Menyambut Bulan Ramadhan di Dunia

On 2017-05-26, in Info, by editor

Bulan suci Ramadhan merupakan bulan penuh kebaikan yang sangat dinanti-nantikan oleh umat Muslim. Ada banyak hal yang telah dipersiapkan oleh para Muslim diberbagai belahan dunia untuk menyambut bulan yang penuh rahmat ini. Pastinya setiap negara memiliki berbagai tradisi unik yang menyertai penyambutan bulan penuh ampunan ini. Penasaran seperti apa tradisi setiap negara dalam menyambut bulan suci Ramadhan? Berikut ini 10 tradisi menyambut Ramadhan di belahan dunia.

Austria

Masyarakat muslim di Austria biasanya mengadakan kampanye, menjelang bulan suci Ramadhan tiba. Kampanye ini bertujuan untuk mengumpulkan paket lebaran bagi keluarga-keluarga miskin dan hadiah untuk anak-anak yatim piatu di Palestina. Kampanye yang rutin diadakan setiap tahunnya ini diberi nama Feeding Fasting Palestinas. 

Mesir

Ketika bulan suci Ramadhan tiba, warga Mesir memiliki cara unik untuk menyambutnya. Salah satunya adalah Maldah Rahman, atau dalam Bahasa Indonesianya adalah ‘Hidangan Kasih Sayang’. Maldah Rahmah ini adalah tradisi membagi-bagikan makanan gratis untuk orang-orang yang berbuka puasa. Tak hanya takjil, tetapi ada banyak makanan lezat lainnya yang sengaja dibuat untuk di bagi-bagikan.

Liberia

Biasanya warga muslim di Liberia akan memainkan alata-alat musik tradisional yang terbuat dari kayu selama beberapa jam untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Uniknya, ketika waktu sahur tiba ada seorang petugas yang bertugas membangunkan sahur bagi setiap warga muslim di Liberia. Namanya adalah Papall, Papall mulai bertugas pukul tiga dini hari untuk membangunkan orang-orang. Caranya adalah dengan menyanyikan lagu reliji lokal dan berhenti di setiap rumah-rumah. 

Bangladesh

Untuk menyambut Ramadhan warga Bangladesh memiliki kebiasaan berbeda dari negara lainnya. Mereka justru memanfaatkan bulan Ramadhan untuk membaca buku-buku agama. Maka tak heran ketika Ramadhan tiba, warga Bangladesh justru rutin mengadakan pameran buku-buku.

China

Umat muslim di China memang sangat sedikit sekali, bahkan nyaris tak terlihat jika kalian berkunjung ke China. Namun bukan berarti mereka tak memiliki tradisi dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Warga muslim China memiliki tradisi yang dinamakan Muqam. Muqam adalah sebuah tradisi unik untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan berupa tari-tarian dan nyanyian. Biasanya ini dilakukan oleh umat muslim Kashgar di China.

Jepang

Biasanya umat muslim di Jepang mengadakan acara selama bulan suci Ramadhan di Japan Islamic Centre. Acaranya pun berhubungan dengan bulan Ramadhan, seperti mengadakan majelis taklim, sholat tarawih berjama’ah, pameran buku-buku Islam, dan membuat jadwal puasa serta membagi-bagikannya ke setiap rumah-rumah keluarga muslim di Jepang. Jadwal ini juga mereka bagikan ke setiap restoran-restoran di seluruh Jepang.

Albania

Albania adalah negara pecahan dari Uni Soviet, letaknya ada di tenggara benua Eropa. Biasanya mereka menggelar sebuah pertunjukan kesenian tradisional yang dinamakan Lodra. Lodra adalah pertunjukan perkusi yang berukuran cukup besar. Bentuknya hampir mirip dengan bedug namun ukurannya sedikit lebih kecil dibandingkan dengan bedug. Biasanya Lodra juga diiringi dengan alat musik tiup, sekilas memang mirip dengan marching band. Lodra ini sengaja diadakan setiap menjelang sahur dan berbuka puasa. 

India

Masyarakat muslim di India memiliki tradisi yang unik untuk menyambut bulan suci Ramadhan, khususnya bagi para pria. Para pria muslim India akan menghiasi mata mereka menggunakan celak atau di India lebih dikenal dengan sebutan Kohl. 

Perancis

Umat Muslim di Perancis kebanyakan memang berasal dari imigran Arab yang tinggal di Couronne. Ketika bulan puasa atau Ramadhan akan datang, mereka menyambutnya dengan berbelanja berbagai macam makanan dan pernak-pernik untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan. Biasanya mereka membelinya di kawasan jalan Jean-Pierre Timbaud yang merupakan tempat paling terkenal menjual berbagai pernak-pernik Ramadhan.

Italia

Di negara Eropa seperti Italia, tentu umat Islam menjadi kaum yang masih minoritas. Tapi umat muslim di Italia tepatnya umat Muslim di La Grande Mosche (Masjid Agung di Roma) menyambut bulan yang suci ini dengan memasak berbagai masakan yang manis. Selain itu, buah kurma juga disajikan sebagai menu andalannya. 

Itulah beberapa tradisi unik untuk menyambut bulan suci Ramadhan di berbagai belahan dunia, baik di negara yang mayoritas Muslim ataupun yang tidak. Islam memang indah yang dapat berbaur dan menyatu dengan budaya dan tradisi dimana Islam itu tumbuh. Bagaimana? Tidak kalah seru dengan penyambutan bulan suci Ramadhan di negara kita bukan?

Clearance PromotionBuy NowSpecial DiscountPromo Decra
Order Now Informasi tehnik Join Us